UMY Salurkan Santunan Kematian Bagi Wali Mahasiswa

UMY Salurkan Santunan Kematian Bagi Wali Mahasiswa

(16/2) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui konseling UMY menyalurkan santunan kematian secara simbolis, Selasa 28 Januari dan Kamis, 2 Februari 2023. Santunan kematian ini diberikan kepada wali mahasiswa aktif yang telah meninggal dunia.

Santuan diberikan sebesar 25 juta untuk setiap wali mahasiswa yang ditinggalkan dan apabila mahasiswa yang telah meninggal merupakan mahasiswa rantau akan ada ambulan atau pengurusan pemakaman  sesuai jarak yang ditempuh hingga tempat asal mahasiswa tersebut.

“ Jadi santuan yang diberikan sesuai SK itu santunan kematian sebesar 25 juta rupiah, kemudian untuk ada bantuan untuk pengurusan atau ambulan itu sebesar satu juta, kemudian bantuan pemakaman sebesar satu juta jadi 27 juta” ujar Muhammad Arif Rizqi, S.Psi., M.Psi., Psikolog selaku kepala divisi konseling dan kesejahtraan mahasiswa. Arif juga menambahkan santunan kesejahtraan ini sudah lama diberikan, untuk wali mahasiswa yang bukan domisili Jogja bisa diberikan melalui sistem transfer

“Untuk proses pengurusannya tidak harus ahli waris yang bersangkutan tapi pihak-pihak yang diberikan kuasa, mungkin keluarga masih sibuk dengan pengurusan kematiannya, kemarin kita bantu uruskan dari prodi juga ada, prodi yang memfasilitasi mencarikan data, seperti fotocopy KTP, administratifnya” kata Arif.

Arif juga menambahkan untuk prosedur pencairan santunan, jadi ada berkas adminisitratif kemudian dikumpulkan oleh yang mengurus tersebut bisa oleh ahli waris atau pihak yang diberikan kuasa, lalu mengisi formulir pengajuan santunan kematian, lalu ada berkas yang dikumpulkan salah satunya ada surat keterangan kematian, fotocopy ktp, kk dan ktm mahasiswa yang bersangkutan lalu dikumpulkan ke divisi konseling dan kesejahtraan, selain itu bagi yang ingin di transfer bisa memfotocopy bagian depan buku tabungan.

“Harapannya, ini bisa digunakan seoptimal mungkin, kemarin ada yang kemudian mereka masih punya anak yang lain ini bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan atau memberikan manfaat dalam kehidupan ahli waris yang tentunya juga teriring doa dan harapan semoga yang keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan sehingga bisa melanjutkan cita-cita dari almarhum, almarhumah, dua harapan itu sih dari kami” tutup Arif. (suf)

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

Terbaru

Waspadai Komersialisasi Dan Eksploitasi Anak Di Media, Tim PKM RSH UMY Serahkan Policy Brief Kepada KPAI

Tim Robot UMY Raih Juara Di Ajang Kontes Robot Indonesia 2024

Mobil Hemat Listrik Tim KHAD UMY Rebut Peringkat 3 Pada Shell Eco Marathon Se-Asia

Mahasiswa UMY Ciptakan Aplikasi Penerjemah Bahasa Isyarat Berbasis Machine Learning Bagi Penyandang Disabilitas

Tingkatkan Kesiapan Karir Mahasiswa & Alumni, Kolaborasi CDC UMY dan Edspert.id Adakan Seminar Self-Profiling

Pagelaran Seni Sentakamudya: Merayakan Kekayaan Budaya Nusantara