Muhammadiyah Siap Bentuk Pusat Kebudayaan untuk Media Dakwah

(10/07) Lembaga Seni Budaya (LSB) Muhammadiyah mengadakan rapat besar untuk merumuskan program kerja selama satu periode kedepannya. Rapat ini diadakan di Ruang Sidang Utama, Gd. AR Fakhruddin B Lt.5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Jumat 10 Juni 2023. Pada rapat ini hadir Hanung Bramantyo dan Muhammad Dwiky Darmawan, S.H.,M.Sn selaku dewan pakar lembaga seni budaya, selain itu hadir pula Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ASEAN., Eng.  rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Pada rapat kerja ini ada beberapa usulan yang dilampirkan seperti inventarisai dan pemberdayaan kader Muhammadiyah di tingkat nasional dan wilayah, pemberdayaan kader Muhammadiyah, forum sosialisai seni dan budaya Muhammadiyah, kemah kreativitas nasional, festival konten kreatif bagi pelajar, festival seni mahasiswa bagi pelajar dan mahasiswa, festival seni dan literatur , workshop peningkatan kompetensi guru seni di perguruan Muhammadiyah, baitul arqam, kemah nasioal seniman/budayawan muhammadiyah serta festival film Muhammadiyah.

Selain itu pimpinan Muhammadiyah mengaharapka  adanya koordinasi LSB dengan Lembaga dan Majelis melalui forum/seminar/workshop atau kegiatan lain yang dapat menumbuhkan jiwa seni dan budaya bagi masyarakat Muhammadiyah

Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ASEAN., Eng.  menuturkan  Muhammadiyah sangat terbuka terhadap perkembangan seni dan budaya. Rapat Kerja Pimpinan ini juga sekaligus untuk mensurate rancangan pekerjaan selama lima tahun ke depan, khususnya di tahun pertama ini.

Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ASEAN. Eng. selaku Ketua Lembaga Seni Budaya PP Muhammadiyah pun menginginkan agar lembaga ini sekaligus dapat menjadi media dakwah melalui seni dan budaya. “Media yang di zaman sekarang sudah terbuka lebar salah satunya adalah media sosial, dan saya harap jika diselaraskan dengan seni dan budaya dapat menebarkan rahmat Islam ke seluruh masyarakat,” tutur Gunawan

“ Sudah saatnya juga bagi Muhammadiyah untuk melebarkan sayapnya di ranah seni dan budaya terutama melalui penerapan audio visual. Bisa dimulai dari pengadaan workshop untuk masyarakat terkait pentingnya audio visual dalam menunjang pemahaman seni dan budaya,” tutur Hanung pada rapat tersebut.

Hanung turut menuturkan keinginannya agar Muhammadiyah dapat melebarkan sayapnya di ranah seni dan budaya terutama melalui penerapan audio visual karena pentingnya audio visual dalam penunjang pemahaman seni dan budaya. (suf)

Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp

Terbaru

Waspadai Komersialisasi Dan Eksploitasi Anak Di Media, Tim PKM RSH UMY Serahkan Policy Brief Kepada KPAI

Tim Robot UMY Raih Juara Di Ajang Kontes Robot Indonesia 2024

Mobil Hemat Listrik Tim KHAD UMY Rebut Peringkat 3 Pada Shell Eco Marathon Se-Asia

Mahasiswa UMY Ciptakan Aplikasi Penerjemah Bahasa Isyarat Berbasis Machine Learning Bagi Penyandang Disabilitas

Tingkatkan Kesiapan Karir Mahasiswa & Alumni, Kolaborasi CDC UMY dan Edspert.id Adakan Seminar Self-Profiling

Pagelaran Seni Sentakamudya: Merayakan Kekayaan Budaya Nusantara